Press Release : Research With RnD (REWIND 1)

Pada Jumat, 10 April 2026, Divisi Research and Development (RnD) LSO KSEI LiSEnSi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan kegiatan REWIND I (Research with RnD) di Ruang Smart Class Lantai 5 FEB Baru UIN Jakarta. Kegiatan ini mengusung tema “Ubah Ide Jadi Prestasi: Rahasia Menulis Esai Lomba” dengan menghadirkan Mochamad Fathoni, S.IP., M.Si. sebagai pemateri.

Kegiatan dibuka oleh MC yang menyampaikan pentingnya kemampuan menulis bagi mahasiswa. Menulis tidak hanya menjadi sarana untuk menyampaikan ide, tetapi juga untuk menawarkan solusi terhadap berbagai permasalahan di masyarakat. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan kemampuan menulis dan memahami strategi dalam menyusun esai yang kompetitif.

Pada sesi materi, pemateri menjelaskan bahwa keberhasilan sebuah esai tidak hanya bergantung pada kualitas ide, tetapi juga pada cara penyampaian gagasan yang menarik dan terstruktur. Esai yang baik harus memiliki pembuka yang mampu menarik perhatian pembaca serta alur pembahasan yang jelas dan fokus.

Pemateri juga menjelaskan beberapa jenis esai yang sering dilombakan, seperti esai ilmiah populer, esai kebijakan, dan esai berbasis inovasi. Selain itu, peserta diingatkan pentingnya memahami tema lomba secara mendalam agar dapat menemukan sudut pandang yang unik dan memiliki nilai kebaruan.

Selanjutnya, pemateri menjelaskan empat unsur utama dalam penulisan esai, yaitu aspek normatif, analitis, solutif, dan novelty. Aspek normatif berfungsi sebagai dasar argumentasi, aspek analitis digunakan untuk menjelaskan masalah berdasarkan data dan fakta, aspek solutif berisi solusi yang ditawarkan, sedangkan novelty menunjukkan keunikan gagasan yang diangkat. Keempat unsur tersebut perlu disusun secara seimbang agar menghasilkan esai yang kuat dan meyakinkan.

Dalam pembahasan teknik argumentasi, pemateri memperkenalkan pola “Klaim – Bukti/Data – Analisis”. Melalui pola ini, setiap pendapat yang disampaikan harus didukung oleh data dan penjelasan yang logis. Pemateri juga memberikan contoh penyusunan ide pemanfaatan ZISWAF dalam membantu penyelesaian masalah pinjaman daring dengan mengaitkannya pada prinsip ekonomi Islam dan kondisi sosial masyarakat.

Pada sesi tanya jawab, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Salah satu peserta menanyakan cara membuat tulisan yang menarik tanpa melanggar ketentuan plagiarisme. Menanggapi hal tersebut, pemateri menjelaskan bahwa penulis perlu memperkuat sudut pandang (point of view/POV) dan berani menampilkan gaya penulisan yang khas. Dengan demikian, tulisan akan lebih orisinal dan memiliki karakter yang membedakannya dari karya lain.

Pertanyaan lainnya membahas banyaknya ide mahasiswa yang hanya berhenti pada tahap perlombaan dan belum diterapkan secara nyata. Pemateri menjelaskan bahwa penerapan sebuah gagasan memerlukan proses yang panjang serta dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan dalam esai sebaiknya disusun secara bertahap agar memiliki peluang lebih besar untuk diimplementasikan.

Sebagai penutup, pemateri menyampaikan bahwa menulis esai tidak hanya bertujuan untuk memenangkan lomba, tetapi juga menjadi sarana pengembangan kapasitas diri dan rekam jejak akademik mahasiswa. Kemampuan menulis akan memberikan manfaat dalam dunia pendidikan, penelitian, maupun karier profesional. Kegiatan REWIND 1 kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama dan ajakan kepada seluruh peserta untuk terus berlatih menulis serta berani mengembangkan ide-ide kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *