Press Release : Studi Banding KSEI LiSEnSi X KSEI KES

Jakarta, 23 Mei 2026 — Sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan sinergi antarlembaga mahasiswa ekonomi Islam, KSEI LiSEnSi  bersama KSEI KES – UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten sukses menyelenggarakan Studi Banding dengan mengusung tema “SYNERGY: Strengthening Young Sharia Economic Generation” sebagai upaya bersama dalam membangun kedekatan ukhuwah serta menguatkan komitmen generasi muda untuk bangkit memperkuat ekonomi syariah.

Rangkaian acara diawali dengan prosesi registrasi peserta Studi Banding dan penataan posisi duduk peserta yang berlangsung selama 60 menit demi memastikan seluruh jalannya acara tertata secara tertib dan kondusif. Tepat pada pukul 10.00 WIB, acara dibuka secara resmi oleh Master of Ceremony (MC), yakni Rona Awaliatul Zahrodan dan Tika Putri Nur Hidayah, yang memandu sesi pembuka dengan pembawaan yang interaktif, dan penuh antusiasme.

Guna menghadirkan kekhidmatan dan keberkahan, agenda dilanjutkan dengan pembacaan Kalam Ilahi yang lantunkan secara mendalam oleh Nurul Hadi. Menumbuhkan jiwa nasionalisme dan loyalitas keorganisasian, seluruh hadirin kemudian berdiri tegap untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta Mars FOSSEI, yang dipimpin langsung oleh Cyntia Putri selaku Dirigen. Sesi ini kemudian diikuti dengan penyampaian sambutan hangat dari masing-masing Ketua Umum KSEI LiSEnSi UIN Jakarta dan KSEI KES UIN Banten.

Memasuki agenda inti pertukaran wawasan, KSEI LiSEnSi terlebih dahulu memaparkan Company Profile yang memperkenalkan visi, misi, serta berbagai program kerja strategis lembaga secara komprehensif. Langkah serupa dilanjutkan oleh KSEI KES yang memaparkan proyeksi struktural keorganisasiannya. Setelah pemaparan profil kedua belah KSEI selesai, seluruh peserta diarahkan untuk memasuki waktu jeda ISHOMA pada pukul 11.50 WIB untuk beristirahat sekaligus berbaur bersama.

Memasuki sesi siang pada pukul 13.00 WIB, atmosfer acara bertransformasi menjadi dinamis melalui pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD). Dalam sesi ini, para pengurus dari gabungan divisi kedua KSEI melakukan diskusi mendalam serta membedah studi kasus aktual seputar isu ekonomi Islam dan keorganisasian. Sesi FGD tersebut menghadirkan gagasan-gagasan solutif dan inovatif terhadap permasalahan atau isu yang disoroti dalam forum.

Tidak hanya diisi oleh diskusi ilmiah yang substansial, dinamika acara diperkuat melalui sesi Ice Breaking yang interaktif. Dipandu secara meriah oleh Maesya Salwa Aryantidan dan Azriel Zuniansyah, agenda diisi dengan permainan Teka-Teki Silang (TTS) edukatif seputar wawasan ekonomi syariah. Sesi ini bersifat individu, dimana setiap peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan tepat berhak untuk mendapatkan reward apresiatif dari panitia. Kompetisi sehat ini berhasil memicu antusiasme tinggi sekaligus mencairkan suasana keakraban antar-peserta. Sebagai simbol kemitraan yang kuat, acara dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat penghargaan secara simbolis kepada masing-masing KSEI.

Rangkaian acara ditutup secara khusyuk melalui pembacaan doa yang dipimpin oleh Alvin Miftahul demi memohon keberkahan atas ukhuwah yang telah terjalin. Setelah prosesi doa selesai, MC resmi menutup acara yang kemudian langsung diikuti dengan sesi dokumentasi bersama serta pembuatan konten kreatif antara seluruh pengurus KSEI LiSEnSi dan KSEI KES sebagai momentum kenang-kenangan atas suksesnya kolaborasi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *