Studi Banding KSEI LiSEnSi X KSEI IKES

Dalam upaya nyata mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan kapasitas kelembagaan, Kelompok Studi Ekonomi Islam, KSEI LiSEnSi bersama KSEI IKES – Universitas Gunadarma sukses menyelenggarakan program Studi Banding. Agenda kolaboratif ini mengusung tema “CONNECT : (Collaboration, Networking, and Exchange)” sebagai pilar utama untuk membangun kedekatan ukhuwah, memperluas jejaring strategis, serta saling bertukar gagasan demi kemajuan syiar ekonomi syariah di lingkungan akademis.

Rangkaian acara diawali dengan prosesi registrasi pengurus dan penataan posisi duduk peserta guna memastikan seluruh jalannya acara berjalan secara tertib dan kondusif. Acara dibuka secara resmi oleh Master of Ceremony (MC), yakni Nurul Hadi dan Rora Amelia Putri, yang memandu sesi pembuka dengan pembawaan yang interaktif dan penuh antusiasme.

Guna menghadirkan kekhidmatan dan keberkahan, agenda dilanjutkan dengan lantunan Kalam Ilahi secara mendalam yang dibawakan oleh Deftio Al-Ikhwan. Menumbuhkan jiwa nasionalisme dan loyalitas keorganisasian, seluruh hadirin kemudian berdiri tegap untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta Mars FOSSEI yang dipimpin langsung oleh Dirigen.

Memasuki sesi formal berikutnya, acara diisi dengan penyampaian sambutan hangat yang diawali oleh sambutan dari Ketua Pelaksana KSEI LiSEnSi, Ketua Pelaksana KSEI IKES, serta pidato keorganisasian dari Ketua Umum KSEI LiSEnSi dan Ketua Umum KSEI IKES.

Agenda inti pertukaran wawasan kemudian dimulai melalui pemaparan Company Profile pertama oleh KSEI LiSEnSi yang memperkenalkan visi, misi, serta berbagai program kerja strategis lembaga secara komprehensif. Langkah serupa dilanjutkan oleh KSEI IKES yang memaparkan proyeksi struktural keorganisasiannya.

Setelah pemaparan profil kedua belah pihak selesai, seluruh pengurus dari gabungan divisi kedua KSEI langsung diarahkan menuju sesi Focus Group Discussion (FGD) untuk melakukan diskusi mendalam serta membedah solusi terkait pengembangan organisasi sesuai bidang masing-masing. Dinamika diskusi tersebut kemudian ditutup dengan sesi makan bersama dan jeda ISHOMA guna membangun keakraban personal antar-pengurus.

Memasuki sesi siang, jalinan kemitraan diperkuat melalui prosesi penyerahan plakat dan cinderamata secara simbolis kepada masing-masing lembaga sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama yang baik. Rangkaian acara formal ditutup secara khusyuk melalui pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh Girta Lesmana demi memohon keberkahan atas ukhuwah yang telah terjalin, sebelum akhirnya MC menyerahkan jalannya acara untuk sesi dokumentasi foto dan pembuatan konten kreatif bersama.

Atmosfer acara bertransformasi menjadi semakin dinamis dan seru saat memasuki sesi Ice Breaking dan Games yang dilaksanakan di area luar ruangan (outdoor). Dipandu secara meriah oleh duo MC Games atau Master of Games (MoG), Muhammad Fahmi Al-Ridwan dan Istiqomah Ramadhani Indianti, agenda dibagi ke dalam dua kategori permainan kelompok yang menuntut konsentrasi tinggi. Kategori pertama adalah permainan “Aksi Tanpa Suara”, di mana para peserta harus beradu kecepatan untuk mengambil botol berdasarkan instruksi spesifik yang diberikan oleh MoG.

Kategori kedua dilanjutkan dengan permainan “Tali Berantai”, sebuah tantangan kerja sama tim untuk mengurai simpul tali yang rumit hingga kembali lurus tanpa ada ikatan yang tersisa. Kedua permainan individu dan kelompok ini berhasil memicu antusiasme luar biasa, tawa, serta kompetisi sehat antar-peserta sebelum pembagian hadiah (reward) apresiatif diberikan kepada para pemenang. Rangkaian studi banding ini kemudian berakhir dengan sesi dokumentasi akhir berupa foto bersama di berbagai titik ikonik sekitar lingkungan Kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menandai suksesnya jalinan kolaborasi erat kedua lembaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *