Sinyal Bahaya Guncangan Makro Ekonomi RI : Rupiah Sentuh Rp18.000 dan IHSG Anjlok Sebesar 4,2%
Pasar keuangan domestik dihantam badai ketidakpastian yang luar biasa dalam sepekan terakhir, memicu alarm kewaspadaan tertinggi bagi para pelaku ekonomi nasional. Secara dramatis, nilai tukar rupiah ambruk hingga menyentuh level psikologis baru di angka Rp18.095,70 per dolar AS pada perdagangan Minggu (7/6).
Banten Melaju di Atas Rata-Rata Nasional, Kualitas Tenaga Kerja Jadi Sorotan
Ekonomi Provinsi Banten pada triwulan pertama 2026 tumbuh 5,64 persen secara tahunan (year-on-year) atau melampaui capaian nasional sebesar 5,61 persen. Seiring dengan pertumbuhan tersebut, kondisi ketenagakerjaan juga menunjukkan perbaikan ditandai dengan meningkatnya jumlah penduduk bekerja serta menurunnya tingkat pengangguran pada Februari 2026.
Suku Bunga Tertahan di 4,75%! Daya Beli Masyarakat Terancam Melemah
Bank Indonesia melalui Rapat Dewan Gubernur memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 4,75%, dengan suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75% dan Lending Facility sebesar 5,50%. Kebijakan ini diambil sebagai langkah untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah meningkatnya tekanan global, terutama akibat konflik geopolitik yang berdampak pada kenaikan harga energi dan pelemahan nilai tukar rupiah.
Minyak Tembus US$100: Ketika Selat Hormuz Ditutup dan APBN Indonesia Mulai Gemetar
Perdagangan energi global kembali bergejolak pada awal Maret 2026 ketika harga minyak mentah dunia melonjak hingga menembus level US$100 per barel. Lonjakan ini terjadi setelah pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, menyatakan tekad untuk menjaga Selat Hormuz tetap tertutup di tengah meningkatnya konflik di kawasan Teluk Persia. Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi global.
Dilema Resiprokal Prabowo-Trump: Antara Liberalisasi 99% Produk AS dan Ujian Diplomasi Bebas Aktif
Februari 2026 menjadi tonggak sejarah baru bagi diplomasi ekonomi Indonesia saat Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald J. Trump secara resmi mengesahkan U.S.-Indonesia Agreement on Reciprocal Trade (ART) di Washington D.C. Kesepakatan ini lahir sebagai jawaban strategis atas kondisi darurat nasional yang dideklarasikan Trump akibat defisit perdagangan Amerika Serikat yang membengkak hingga 23,7 miliar dolar AS pada tahun 2025.
Pertumbuhan Ekonomi 2025: Stabilitas yang Terjaga atau Tantangan Baru yang Menanti?
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 tumbuh sebesar 5,11% secara kumulatif (year-on-year/yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan tahun 2024 yang tercatat 5,03%. Pertumbuhan ini ditopang oleh kinerja kuartal IV-2025 yang impresif sebesar 5,39% yoy, menjadikannya angka tertinggi pascapandemi.
Sayembara Berhadiah hingga “Bug Bounty”: Menelisik Relevansi Akad Ju’alah di Era Ekonomi Digital
Pernahkah Anda mengikuti lomba desain logo di internet, di mana ratusan desainer mengirimkan karya namun hanya satu pemenang yang dibayar? Atau mungkin Anda pernah mendengar istilah Bug Bounty, di mana seorang peretas putih (white hat hacker) dibayar ribuan dolar hanya jika ia berhasil menemukan celah keamanan pada situs raksasa seperti Google atau Facebook?
Pedal Gas Rp200 Triliun dan Rem Cukai Rokok: Langkah Bijak Menkeu Purbaya atau Taruhan Berisiko atas Pertumbuhan Ekonomi dan Kesehatan?
Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan meluncurkan kebijakan besar berupa penyuntikan dana Rp 200 triliun ke bank‐bank milik negara, yakni BRI, BNI, Mandiri, BTN, dan BSI. Tujuannya adalah mempercepat aliran uang (likuiditas) ke sektor riil agar kredit bisa tumbuh, konsumsi masyarakat bisa meningkat, dan perekonomian kembali bergerak…
Aksi Demo yang Terjadi di Indonesia dan Nepal 2025: Mampukah Stabilitas Politik dan Ekonomi Bertahan dari Guncangan Ini?
Indonesia dan Nepal sama-sama diguncang oleh gelombang protes massa yang masif, yang berakar pada ketidakpuasan publik terhadap isu-isu fundamental seperti korupsi, kesenjangan ekonomi, dan tata kelola pemerintahan. Meskipun memiliki akar masalah yang serupa, dinamika, respons, dan hasil dari aksi-aksi ini…
Bank Syariah Muhammadiyah: Revolusi Ekonomi Komunitas Berbasis Nilai-Nilai Umat
Muhammadiyah kini resmi memiliki Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) sendiri melalui peluncuran Bank Syariah Matahari (BSM). Bank ini hadir sebagai hasil konversi dari lembaga keuangan konvensional yang sebelumnya bernama BPR Matahari Artadaya. Transformasi ini menjadi langkah strategis Muhammadiyah dalam memperkuat peran…
Peran Negara dalam Zakat: Perlindungan atau Pembatasan Hak?
Beberapa pihak telah mengajukan gugatan terhadap Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran bahwa pengaturan dalam undang-undang tersebut memberikan kewenangan yang berlebihan kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), sehingga…
Raja Ampat Terancam Tambang: Apa Kabar Pariwisatanya?
Aktivitas tambang nikel di beberapa pulau kecil di kawasan Raja Ampat seperti Pulau Gag, Kawer, dan Manuran yang belakangan ini ramai diperbincangkan karena dianggap merusak lingkungan dan melanggar aturan pemanfaatan pulau kecil. Lebih dari 500 hektar hutan dan vegetasi alami sudah hilang akibat tambang. Hal ini memicu…
Protes Ojol: Jalanan Ramai, Ekonomi Diam?
Ribuan pengemudi ojek online (ojol), menggelar demo di depan Monas, tepatnya di Jalan Medan Merdeka Selatan (Jakarta Selatan) pada Selasa, 20 Mei 2025. Aksi unjuk rasa (demo) ini aksi unjuk rasa terkait tarif masif gabungan dan dugaan pelanggaran regulasi oleh aplikator. Dengan adanya aksi ini…
Vasektomi Jadi Syarat Wajib Bansos: Kebijakan Efektif atau Justru Menyalahi Aturan Norma dan Agama?
Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang menjadikan vasektomi (pemandulan pria) sebagai syarat wajib bansos menjadi salah satu isu yang diperdebatkan bayak orang. Kebijakan yang targetnya untuk masyarakat ekonomi menegah kebawah atau miskin ini memicu pro dan kontra…
Kewajiban Sertifikasi Halal 2026 Bikin Importir AS Ketar-ketir, Akankah Indonesia Bergeming?
Kebijakan sertifikasi halal yang akan diberlakukan penuh pada 2026 di Indonesia menjadi salah satu isu utama dalam hubungan perdagangan Indonesia-Amerika Serikat. Aturan ini memicu protes keras, terutama dari Presiden AS…
QRIS dalam Sorotan Negosiasi Tarif Trump, Akankah Indonesia Mengalah?
Kebijakan tarif bea masuk impor ke Amerika Serikat mendorong sejumlah negara menempuh jalan negosiasi, tak terkecuali Indonesia. Perundingan bilateral tampaknya tak hanya terfokus pada besaran tarif yang dikenakan, tetapi…
Harga Emas Antam Hampir Sentuh Rp1,9 Juta per Gram: Apa Artinya untuk Indonesia?
Dalam beberapa minggu terakhir, harga emas batangan Antam mengalami lonjakan yang cukup tajam. Kenaikan ini bahkan mendekati angka Rp1,9 juta per gram—angka yang belum pernah tercapai sebelumnya. Fenomena ini menimbulkan berbagai reaksi…
Kebijakan Tarif Resiprokal AS: Bagaimana Dampaknya terhadap Ekonomi Indonesia?
Kebijakan yang diterapkan oleh Presiden AS, Donald Trump, terkait penetapan tarif impor terhadap beberapa negara, termasuk Indonesia, diprediksi akan berdampak secara signifikan. Beberapa pengamat ekonomi di Indonesia berpendapat bahwa kebijakan tersebut berpotensi…
Bagaimana Persoalan Keluar dan Masuknya Kembali Modal Asing pada Tahun 2025
Pada tahun 2024, Indonesia mengalami dinamika aliran modal asing (capital outflow) yang signifikan. Menurut data Bank Indonesia (BI), mencatat bahwa pada pekan kedua Oktober 2024, terdapat aliran modal asing keluar sebesar Rp2,84 triliun. Rinciannya, terjadi jual neto sebesar Rp4,47 triliun…
Meningkatkan Peran Ekonomi Syariah dalam Mencapai Target Pertumbuhan Nasional
Ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis dalam upaya mencapai target pertumbuhan, mendukung ketahanan ekonomi serta mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan. Sebagai negara dengan penduduk muslim sebanyak 87% dan merupakan yang terbesar di dunia…
Analisis Penurunan Biaya Haji 2025: Tinjauan dari Perspektif Ekonomi Syariah
Penurunan biaya haji untuk tahun 2025 menjadi kabar menggembirakan bagi umat Muslim Indonesia. Berdasarkan kesepakatan antara pemerintah dan DPR, Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446 H/2025 M ditetapkan dengan rata-rata sebesar Rp89.410.258,79. Angka ini menunjukkan…
